Prepared by :
Cindy Pratiwi 2007110297
MC11-10B
Method of Qualitative Research
Lecturer : Mr. Ilham Prisgunanto, M.Si
The London School of Public Relations Jakarta
2009
Diary Sheet
Hari/Tanggal : Kamis, 3 Desember 2009
Pukul : 19.55 WIB
Tempat : pangkalan nasi goreng Pak Ali
Pengamatan
Kira-kira pukul setengah 8 malam, Pak Ali sang pedagang nasi goreng sedang melayani para pelanggannya. Di sekitarnya ada 3 orang yang sedang makan. Seorang ibu-ibu datang menghampiri Pak Ali, ibu tersebut meminta nasi goring dengan banyak permintaan sehingga mukanya menjadi agak bingung, namun ia mengangguk-angguk mendengarkan.
“bang, nasi-nya satu ya, yang pedes trus telornya 2, yang satu di campur, yang satu lagi telor dadar, tapi telor dadarnya yang setengah mateng, banyakin kecapnya”
Beberapa pelanggannya yang sedang makan mengajak Pak Ali mengobrol sambil menggoreng pesanan ibu tersebut. Pak Ali tersenyum saat mengobrol dengan pelanggannya tersebut. malam ini, Pak Ali hanya berjualan sendiri tanpa ditemani oleh sang istri.
Hari/Tanggal : Sabtu, 5 Desember 2009
Pukul : 18.30 WIB
Tempat : pangkalan nasi goreng Pak Ali
Pengamatan
Pak Ali sedang duduk-duduk sambil merokok. Hari ini Pak Ali datang dengan istrinya. Istrinya sedang membereskan barang-barang dagangannya. Memotong sayuran, merapikan piring dan mengelap meja. Tak berapa lama kemudian datang seorang tukang becak yang langsung menghampiri Pak Ali, mereka mengobrol sambil sesekali tertawa lebar. Istrinya yang sudah selesai berberes pun ikut menghampiri dan menyambung obrolan dengan mereka. Kemudian seorang pelanggan datang, Bu Ali menghampiri dan bertanya pesanannya. Bapak itu (sepertinya, karena saya hanya melihat dari jauh) mi goreng. Namun kali ini istri Pak Ali yang menggoreng pesanan, sedangkan Pak Ali sendiri masih asik ngobrol dengan tukang becak itu.
Hari/Tanggal : Minggu, 6 Desember 2009
Pukul : 19.00 WIB
Tempat : depan rumah saya (Tukang nasi goreng keliling)
Pengamatan
Suara panci yang diketuk terdengar. Saya memanggil tikang nasi goreng yang kebetulan lewat di depan rumah saya.
“bang, nasi-nya 2, yang satu pedes yang satu ngga ya”
Tukang nasi goreng itu hanya mengangguk dan langsung membuatkan pesanan. Tak berapa lama kemudian, tukang nasi goreng itu memanggil. Saat say bertanya berapa harganya ia hanya menjawab singkat “Rp12.000,-“, kemudian mengambilkan kembalian dan langsung pergi.
Analisis:
Tentang perilaku tukang nasi goreng:
1. Front Stage:
• Ramah terhadap pelanggan
• Memenuhi permintaan pelanggan
• Agak pendiam
2. Middle Stage:
• Suka mengobrol dengan orang lain
• Kenal dengan lingkungan sekitar ia berjualan
• Agak cuek
3. Back Stage:
• Blak-blakan
• Suka bangun siang
• Banyak mengenal orang-orang di lingkungan sekitarnya
Jumat, 02 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar