- Apa itu Munas Golkar?
Munas adalah Musyawarah Nasional. Sedangkan Munas Golkar adalah suatu musyawarah yang dilakukan untuk memilih seorang kandidat sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Namun, kandidat-kandidat yang ada pun harus memenuhi berbagai macam persyaratan agar mereka bisa menjadi Ketua Umum Partai Golkar tersebut.
Persyaratan yang harus mereka penuhi untuk bisa menjadi Ketua Umum Partai Golkar adalah yang pertama punya solusi untuk menghentikan keterpurukan. Kedua, punya “platform” atau paradigma baru untuk mengubah sistem kenegaraan dari otoriter menjadi demokrasi. Sistem yang menjamin kedaulatan rakyat tidak menjadi mainan dan dagang sapi. Ketiga, Ketiga, punya keberanian lebih, termasuk berani berbuat salah sekalipun untuk menghadirkan kebenaran karena selama ini terbelenggu sistem hukum yang ada. Keempat, punya integritas pribadi yang tinggi yang telah dibuktikan melalui proses hukum nasional maupun internasional yang berlaku. Kelima, sosok yang tidak bermasalah atau bagian masalah yang sedang dihadapi bangsa sehingga Partai Golkar tidak terbawa dalam keruwetan masalah pribadi yang akan menghancurkan partai.
Selanjutnya, dalam anggaran dasar/rumah tangga selama ini, calon ketua umum harus diajukan oleh 30 persen pemilik hak suara. Lalu, calon disyaratkan pernah menjadi pengurus pusat dan atau organisasi
Musyawarah Nasional Golkar atau Munas Golkar ini akan diselenggarakan pada tanggal 4-7 Oktober 2009 di Pekanbaru, Riau.
- Siapa saja kandidatnya?
Kandidat-kandidat yang mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar adalah Surya Paloh, Aburizal Bakrie, Hutomo Mandala Putra, serta Yuddyi Chrisnandi.
Surya Paloh menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat dari Partai Golkar. Surya Paloh juga dikenal sebagai pengusaha pers dan pimpinan Media Group yang memiliki harian Media Indonesia, Lampung Post, dan stasiun televisi Metro TV. Ia mengikuti Konvensi Partai Golkar dengan menawarkan gagasan restorasi nasional. “Kita akan memperlihatkan ada suatu hal yang pasti bisa diterima negeri ini: Perubahan-perubahan mendasar yang bisa memberikan rasa kebanggaan diri secara pribadi maupun secara kelompok secara keseluruhan kita sebagai anak bangsa," katanya. Surya Paloh berpotensi mengalahkan para pesaingnya di konvensi Partai Golkar. Ia pun mengusung isu korupsi untuk menggalang kekuatan. Dia menyebutkan untuk bisa melakukan perubahan besar dibutuhkan seorang pemimpin yang tangguh, punya visioner ke depan, punya kejujuran, keteguhan hati, dan kemampuan berkomunikasi. Surya Paloh sejak di duduk bangku SMP di tahun 1965 sudah terjun sebagai politikus jalanan memimpin dan menggerakkan
Ir. H. Aburizal Bakrie adalah seorang pengusaha Indonesia yang merupakan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005.Dia adalah anak sulung dari keluarga Achmad Bakrie, pendiri Kelompok Usaha Bakrie, dan akrab dipanggil Ical. Ical lahir di Jakarta, 15 November 1946, berkibar dengan perusahaan yang dirintis keluarganya, PT Bakrie & Brothers Tbk, sejak 1942. Ical adalah lulusan Fakultas Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung 1973. Jabatan di Bakrie & Brothers yang pernah dipegang, antara lain, direktur utama PT Bakrie Nusantara Corporation pada 1989-1992, Dirut PT Bakrie & Brothers 1988-1992, dan komisaris utama Kelompok Usaha Bakrie pada 1999-2004.
Ical juga aktif di organisasi. Periode 2000-2005, dia menjadi anggota Dewan Pakar ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia); 1999-2004, menjadi ketua umum Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) periode II; 1996-1998, menjabat presiden Asean Chamber of Commerce & Industry; dan 1993-1998, anggota Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR)-periode II. Mantan Ketua Umum Kadin
Hutomo Mandala Putra atau lebih dikenal dengan nama Tommy Soeharto adalah Putra ke-2 dari mantan Presiden Republik
DR. H. Yuddy Chrisnandi, ME, pria kelahiran Bandung 29 Mei 1968 adalah Doktor Ilmu Politik lulusan Universitas Indonesia dan kini duduk sebagai Anggota Komisi Politik, Pertahanan, dan Luar Negeri DPR RI periode 2004-2009. Pengagum Soekarno, John F Kennedy, Roosevelt, dan Bill Clinton ini, tengah menyiapkan buku Menggagas Indonesia 2020. Yuddy Chrisnandi juga dikenal sebagai penulis produktif. Buku-buku yang sudah ditulisnya, antara lain, Membangun Kemandirian Indonesia, Hubungan Sipil-Militer di Indonesia, Kesaksian Para Jenderal, dan KPP HAM Bukan Pengadilan HAM. Kandidat Ketua Umum Partai Golkar, Yuddy Chrisnandi mengaku mengandalkan dukungan Jusuf Kalla dan idealisme pada Munas Partai Golkar 5-8 Oktober yang diselenggarakan di Pekanbaru, Riau. Ia tak sanggup kalau harus menyuntik dana untuk para pemilih.Ia pun berharap ada keajaiban sehingga dia bisa terpilih jadi ketua umum.
Yuddy mengaku persaingan merebut posisi ketua partai Golkar sangat berat. Apalagi, sekarang nama-nama kandidat sudah mulai mengerucut kepada Aburizal Bakrie dan SuryaPaloh. Meski demikian, ia tidak mudah menyerah. Dengan modal dukungan Jusuf Kalla dan idealisme untuk perubahan Golkar ke arah lebih baik, Yuddy berharap bisa menang. "Dari penggalangan dukungan saya ke beberapa daerah, saya baru memperoleh 60 dukungan," ujarnya. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan nanti bisa bertambah menjadi 100. "Dan kalau sudah pada pemilihan, diharapkan bisa memperoleh 165 suara dukungan sehingga bisa menang," ungkapnya.Dengan blak-blakan Yuddy mengakui tiga kandidat lainnya, Tommy, Ical dan Paloh adalah orang yang punya banyak modal. "Bahkan informasi yang saya peroleh, satu suara itu mereka sanggup bayar Rp100 juta. Sedangkan saya yang hanya bermodalkan idealisme dan niat memajukan Golkar mana sanggup bersaing dengan mereka," akunya. Ditanya kemana suaranya akan dialihkan bila kalah dalam puataran pertama nanti, Yuddy tak mau menyebutkannya. "Lihat nanti ajalah. Sekarang berjuang dulu," ucapnya.
Masing-masing kandidat memiliki caranya tersendiri untuk memberikan yang terbaik jika salah satu dari mereka kelak terpilih sebagai Ketua Umum Golkar yang baru. Seperti misalnya SURYA Paloh yang gencar mengiklankan dirinya di sebuah stasiun TV swasta miliknya yaitu Metro TV. Lewat program-program televisi yang ada, Surya Paloh gencar mencalonkan dirinya sebagai Ketua Umum Golkar. Begitu juga dengan Aburizal Bakrie, pemilik dari stasiun tv swasta ANTV ini pun gencar mengiklankan dirinya sebagai Ketua Umum Golkar. Sedangkan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto beliau menyuarakan dirinya dengan mengiklankan dirinya di media-media cetak atau datang langsung ke tempat yang ia tujukan agar mendapatkan suara dukungannya. Lalu bagi Yuddy Chrisnandi, beliau datang langsung ke lokasi dimana ia akan berpidato dan mencoba mendapatkan suara untuk dukungannya sebagai calon Ketua Umum Golkar.
Menurut saya, kandidat yang cocok untuk menjadi seorang Ketua Umum Golkar adalah Aburizal Bakrie. Beliau sudah banyak masuk ke dalam dunia politik dalam jangka waktu yang tidak sebentar. Selain itu beliau juga aktif dalam banyak organisasi yang membuat beliau dapat diharapkan untuk menjabat sebagai Ketua Umum Golkar yang baru dengan banyaknya pengalaman beliau di bidang politik.

0 komentar:
Posting Komentar