Selasa, 06 April 2010

Thesis Analyze

ABSTRAK

Nama : Jeane Sari Anggriani

NIM : 2004.08.0039

Judul : Efek Menonton Film Kartun Naruto Terhadap Perilaku Anak (Study

Korelasional pada Pelajar Kelas V SD Kertapawitan Jakarta Barat)

(Call Number 370.041.08, Perpustakaan London School of Public Relation, Campus B)


Sekarang ini stasiun televisi semakin banyak menayangkan berbagai jenis film kartun sebagai hiburan untuk anak-anak. Kartun yang bertemakan kepahlawanan menjadi tontonan yang diminati oleh anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk emngetahui efek menonton film kartun Naruto dengan perilaku agresif anak.


Teori komunikasi yang digunakan untuk penelitian ini adalah teori kultivasi dengan menggunakan model-model psikologi Comstock sebagai acuannya. Teori kultivasi menggambarkan bahwa penonton televise menciptakan dunianya sendiri berdasarkan apa yang mereka lihat di dalam televisi dan penonton tersebut juga beranggapan bahwa dunia yang mereka lihat di dalam televise adalah dunia nyatanya sehari-hari.


Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian korelasi dengan nilai korelasi sebesar 0,450. Populasi penelitian adalah pelajar kelas lima SD yang berjumlah 69 orang, yaitu 43 orang siswa dan 26 orang siswi. Penelitian dilakukan di SD Kertapawitan , Jl. Komplek Imigrasi no.49, Jakarta Barat. Kuesioner yang digunakan penelitian ini mengacu pada skala Guttman yang bertujuan untuk mendapatkan jawaban yang pasti dari seluruh penelitian. Dari hasil penelitian ini, didapatkan korelasi yang tidak signifikan antara menonton film kartun Naruto dengan perilaku agresif anak. Film kartun Naruto hanya memberikan kontribusi sebesar 20% terhadap perilaku agresif anak, sisanya yaitu 80% disebabkan oleh factor lain.


Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mebuat skripsi ini adalah metode kuantitatif. Dengan:

Variabel (X) : film kartun Naruto

Variabel (Y) : perilaku agresif anak

Rumus yang digunakan adalah rumus Slovin:

n = N

---------

1 + Ne²

n : jumlah sample

N : ukuran populasi

e : prosentase ketidaktelitian karena pengambilan sample


penyebaran kuesioner digunakan dalam pembuatan skripsi ini. Menurut saya, skripsi ini juga bisa dilakukan secara kualitatif dengan melihat perkembangan lingkungan sekitar yang juga menonton film kartun Naruto tersebut. namun penyebaran kuesioner juga dibutuhkan untuk melihat seberapa banyak anak-anak yang perilakunya berubah setelah menonton film kartun Naruto.


ABSTRAK

Nama : Nina Yasmin

NIM : 2004.08.0899

Judul : Pemberitaan-pemberitaan Perdagangan Manusia di Media Cetak

(Analisis Framing Pemberitaan Perdagangan Manusia di Suara

Pembaruan Periode Januari-April 2008)

Jumlah Halaman : 70 halaman, 5 lampiran

Referensi : 23 buku, 4 website internet

(Call Number 370.229.08, Perpustakaan London School of Public Relation, Campus B)


Perdagangan manusia adalah kasus yang menyangkut pelanggaran Hak Asasi Manusia. Dan korban dari perdagangan manusia tersebut yaitu perempuan dan anak-anak di bawah umur, mereka dikirim melalui jalur illegal di daerah perbatasan. Oleh karena itu pihak kepolisian harus memperketat penganmanan di daerah perbatasan, karena daerah perbatasan tersebut sangat rentan terhadap kasus perdagangan manusia.


Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui bagaimana cara wartawan dalam membingkai suatu peristiwa dalam sebuah pemberitaan di media. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui cara wartawan menyusun fakta, mengisahkan fakta, menulis fakta dan menekankan fakta dalam pemberitaan.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis Framing. Peneliti menggunakan model analisis Framing yang dikembangkan oleh Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Peneliti menggunakan model tersebut untuk mengetahui wartawan dalam membingkai suatu pemberitaan.


Hasil analisis framing menurut Pan dan Kosicki menunjukkan bahwa berita di Suara Pembaruan bahwa perdagangan manusia saat ini melalui jalur illegal untuk mengirm para korbannya. Dan Suara Pembaruan memberitakan mengenai keberhasilan pihak kepolosian dalam menangani kasus perdagangan manusia.


Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam membuat skripsi ini adalah metode kualitatif. Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan narasumber sebagai penunjang penelitian. Narasumber yang diundang adalah Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan, karena menentukan sebuah berita yang akan dimuat dalam surat kabar tersebut. penulis mengambil tema perdagangan manusia yang memang sedang ramai dibicarakan. Dalam skripsinya, penulis mengatakan bahwa banyaknya kasus perdagangan manusia yang terjadi pada tahun 2001 banyak melibatkan perempuan dan anak-anak dibawah umur. Penulis mengambil data yang dibutuhkan dengan melihat perkembangan surat kabar yang memuat pemberitaan mengenai kasus perdagangan manusia tersebut.


ABSTRAK

Nama : Yolanda

NIM : 2004.08.646

Judul : Tanggapan Remaja Pada Pelajaran Bahasa Jepang di Majalah Animasi

Dan Manga (Studi Deskriptif pada Remaja Anggota Nippon Club di

Universitas Bina Nusantara terhadap Rubrik “Learn 2 Talk Japanese”

Dalam Majalah Animonster)

Jumlah Halaman : 5 bab, 111 halaman, 28 tabel, 6 gambar, 7 lampiran

Referensi : 37 buku, 9 sumber lain

(Call Number 2004.080.646, Perpustakaan London School of Public Relation, Campus B)


Latar belakang penelitian ini adalah minat remaja belajar bahasa Jepang yang telah masuk jauh ke dalam kehidupannya melalui pengenalan kebudayaan Jepang itu sendiri. Menyingkapi hal ini, peneliti telah melakukan penelitian mengenai “Tanggapan remaja pada pelajaran bahasa Jepang di majalah animansi dan manga”, dengan studi deskriptif pada anggota remaja Nippon Club di Universitas Bina Nusantara terhadap rubric “Learn 2 Talk Japanese” dalam majalah Animonster. Selain itu, rubric ini cukup menarik dan efektif karena memberikan nilai edukasi yang baik. Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan remaja pada pelajaran bahasa Jepang di majalah animasi dan manga.


Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 80 orang. Selanjutnya data dalam table tunggal akan dianalisis dengan menggunakan sketsa likert, yang kemudian diinterpretasikan pada pembahasan.


Hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa rubric “Learn 2 Talk Japanese” cukup sefektif dalam memberikan edukasi terhadap pembacanya karena selain memberikan wawasan dan pengetahuan juga memberikan hiburan sehingga remaja anggota Nippon Clun dapat lebih mengerti mengenai bahasa Jepang. Hasil analisis menggambarkan respon positif secara keseluruhan terhadap rubric “Learn 2 Talk Japanese”. Implikasi hasil penelitian ada dan perlu perbaikan rubric dari segi isi, penampilan, dan improvisasi hiburan sehingga menjadi lebih baik lagi.


Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mebuat skripsi ini adalah metode kuantitatif. Penulis mengumpulkan data-data yang diperlukan dengan menggunakan kuesioner, dokumentasi kepustakaan dan internet, serta wawancara. Penulis menyebarkan kuesioner terhadap 30 orang responden dari 100 orang yang tergabung dalam Nippon Club. Namun menurut saya ini tidak valid, karena penulis hanya memberikan kuesioner terhadap 30 orang respondan yang hanya pernah membaca rubric “Learn 2 Talk Japanese” tersebut. Seharusnya penulis memberikan kuesioner terhadap 100 orang anggota tersebut agar hasilnya lebih valid.

0 komentar:

Posting Komentar